PRINSIP DASAR MANAJEMEN KELAS
A. Prinsip
Dasar Manajemen Kelas
Pengelolaan kelas mengandung pengertian yaitu, proses
pengelolaan kelas untuk menciptakan suasana dan kondisi kelas yang memungkinkan
siswa dapat belajar secara efektif. Sedangkan prinsip dasar pengelolaan kelas
adalah pegangan atau acuan yang dimiliki sebagai pokok dasar berfikir atau
bertindak bagi seorang pendidik dalam usaha menciptakan dan memelihara kondisi
belajar yang optimal serta mengembalikan kondisinya bila terjadi gangguan dalam
proses pembelajaran.
1.
Hangat
dan antusias
2.
Tantangan
Penggunaan kata-kata, tindakan, cara kerja, atau bahan-bahan yang menantang.
3.
Bervariasi
Penggunaan alat atau media, gaya mengajar guru, pola interaksi antara guru dan
anak didik akan mengurangi munculnya gangguan.
4.
Keluwesan
Keluwesan tingkah laku guru
5.
Penekanan
pada hal-hal yang positif.
B. Permasalahan Dalam Prinsip Managemen Kelas
1.
Masalah Individual
Penggolongan
masalah individual ini didasarkan atas anggapan dasar bahwa tingkah laku
manusia itu mengarah pada pencapaian suatu tujuan. Setiap individu memiliki
kebutuhan dasar untuk memiliki dan untuk merasa dirinya berguna. Jika seorang
individu gagal mengembangkan rasa memiliki dan rasa dirinya berharga maka dia
akan bertingkah laku menyimpang. Ada empat jenis penyimpangan tingkah laku,
yaitu tingkah laku menarik perhatian orang lain, mencari kekuasaan, menuntut
balas dan memperlihatkan ketidakmampuan. Keempat tingkah laku ini diurutkan
makin lama makin berat. Misalnya, seorang anak yang gagal menarik perhatian
orang lain boleh jadi menjadi anak yang mengejar kekuasaan.
a. Attention
getting behaviors (pola perilaku mencari perhatian).
b. Power
seeking behaviors (pola perilaku menunjukkan kekuatan/kekuasaan)
c. Revenge
seeking behaviors (pola perilaku menunjukkan balas dendam).
d. Helplessness (peragaan
ketidakmampuan).
2.
Masalah Kelompok
Dikenal adanya tujuh masalah
kelompok dalam kaitannya dengan pengelolaan kelas:
a. Kurangnya kekompakan
b. Kekurangmampuan mengikuti peraturan
kelompok
c. Reaksi negatif terhadap sesama
anggota kelompok
d. Penerimaan kelas (kelompok) atas
tingkah laku yang menyimpang.
C. KEBIJAKAN TENTANG PRINSIP MANAJEMEN
KELAS
Kegiatan yang bersifat penyembuhan
mengikuti langkah sebagai berikut :
a. Mengidentifikasi masalah
Pada
langkah ini, guru mengenal atau mengetahui masalah-masalah pengelolaan kelas
yang timbul dalam kelas. Berdasar masalah tersebut guru mengidentifikasi jenis
penyimpangan sekaligus mengetahui latar belakang yang membuat peserta didik
melakukan penyimpangan tersebut.
b. Menganalisis masalah
Pada
langkah ini, guru menganalisis penyimpangan peserta didik dan menyimpulkan
latar belakang dan sumber-sumber dari penyimpangan itu.Selanjutnya menentukan
alternatif-alternatif penanggulangannya.
c. Menilai alternatif-alternatif
pemecahan
Pada
langkah ini guru menilai dan memilih alternatif pemecahan masalah yang dianggap
tepat dalam menanggulangi masalah.
d. Mendapatkan balikan
Pada
langkah ini guru melaksanakan monitoring, dengan maksud menilai keampuhan
pelaksanaan dari alternatif pemecahan yang dipilihuntuk mencapai sasaran yang
sesuai dengan yang direncanakan. Kegiatan kilas balik ini dapat
dilaksanakan dengan ngadakan pertemuan dengan para peserta didik.Maksud
pertemuan perlu dijelaskan oleh guru sehingga peserta didik mengetahui serta
menyadari bahwa pertemuan diusahakan dengan penuh ketulusan, semata-mata untuk
perbaikan, baik untuk peserta didik maupun sekolah.
Daftar Rujukan
Said Hamid Hasan, Dkk Pengembangan Pendidikan Budaya Dan Karakter Bangsa (Kementrian Pendidikan Nasional Badan Penelitian Dan Pengembangan Pusat Kurikulum-Tahun 2010 2010).
Almasawi,dkk. 2010. Masalah-masalah dalam Manajemen Kelas.
Ekosiswoyo, Rasdi. 2000. Manajemen kelas. Semarang: CV. Ikip.Semarang press
Terimakasih kak, materinya sangatvmembantu..
BalasHapusiya sama2
Hapus