KOMPONEN KETERAMPILAN MENAJEMEN KELAS



A.    Pengertian komponen keterampilan manajemen kelas
Komponen-komponen keterampilan pengelolaan kelas ini pada umumnya dibagi menjadi dua bagian, yaitu keterampilan yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal (bersifat preventif ) dan keterampilan yang berhubungan dengan pengembangan kondisi belajar yang optimal.
1.         Keterampilan yang Berhubungan dengan Penciptaan dan Pemeliharaan Kondisi Belajar yang Optimal.Keterampilan ini berhubungan dengan kompetensi guru dalam mengambil inisiatif dan mengendalikan pelajaran, yaitu :
a)      Singkap Tanggap
b)      Membagi Perhatian,
c)      Pemusatan Perhatian Kelompok, dapat dilakukan dengan cara :

B.     Macam-MacamKomponenKeterampilanmanajemenKelas
a.       Keterampilan yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal (bersifat prevetif).
1.      Sikap tanggap
2.      Memberi perhatian
3.      Pemusatan perhatian kelompok
b.      Keterampilan yang berhubungan dengan pengendalian kondisi belajar yang optimal.
1.      Memodifikasi Tingkah Laku
2.      Pengelolaan Kelompok
3.      Menemukan & Memecahkan Tingkah Laku Yang Menimbulkan Masalah

C.    Permasalahan Dalam Komponen Keterampilan Manajemen Kelas
1.      Masalah individu
Masalah individu adalah segala permasalahan yang melekat pada perorangan baik karena aktivitasnya sebelum di kelas yaitu di rumah, di jalan dan di lingkungan sekolah sehingga muncul dkelas atau permasalahan yang muncul pada saat proses pembelajaran berlangsung karena interaksinya dengan siswa lain atau guru.
Masalah individu muncul bila terjadi stimulus yang tidak di harapkan dari sikap siswa lain atau dari sikap guru bahkan bisa datang dari materi belajar. Stimulus yang berlebihan dari guru terhadap siswapun akan memicu permasalahan.
2.      Masalah kelompok
Masalah kelompok adalah masalah yang muncul karena kolektivitas siswa yang tidak teroganisir sehingga memunculkan kecemburuan atau ketidak setujuan yang tidak dikemukakan yang pada akhirnya akan menurunkan semangat belajar individu.
Permasalahan dalam kelompok terjadi karena kurang awasnya guru dalam menentukan kelompok atau stimulis yang diberikan guru tidak dapat memunculkan gairah dalam belajar secara keseluruhan.

DAFTAR PUSTAKA
Bahri Djamara, Syaiful dan Zain, Aswan. Strategi Belajar Mengajar. (Jakarta: Rineka Cipta 2006). Cet. Ke-6
Rukmana, Ade dan Suryana, Asep. Pengelolaan Kelas. (Bandung: Upi Press 2006). Cet. Ke-1
Syaiful Bahri Djamara dan Aswan Zain, Strategi Belajar Mengajar, (. (Jakarta: Rineka Cipta 2006). Hal . 175
Bahri   Dzamarah,       Syaiful.            Guru    dan    Anak    Didik    dalam Interaksi   Edukatif      Suatu PendekatanTeoritis Psikologis, Jakarata: Rineka Cipta, 2005.

Komentar

Posting Komentar